Pemkab Tanjabbar Suport Penuh Putra-Putri Tanjabbar Masuk STTD.

Minggu, 10 Desember 2017 | 20:42:39 WIB | Dibaca: 356 Kali


Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) oleh Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS bersama Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi Sigit Irfansyah, ATD, M.Sc beberapa bulan yang lalu di Aula Rapat Rektorat Herjan Kanasin STTD Bekasi, Rabu (6/12).

KUALATUNGKAL– Dengan ditandatanganinya Memorandum Of Understanding (MoU) oleh Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS bersama Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi Sigit Irfansyah, ATD, M.Sc beberapa bulan yang lalu di Aula Rapat Rektorat Herjan Kanasin STTD Bekasi, pemerintah langsung mengambil langkah cepat dalam mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan terkait kerjasama tersebut. Rabu (6/12).

Sebagaimana di ketahui, MoU antara pemkab dan STTD memuat poin-poin kerjasama yang bertujuan untuk menjembatani pembibitan sumber daya manusia (SDM) Putra Putri Daerah Tanjab Barat dalam menimba ilmu perhubungan khususnya transportasi darat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM), Encep Zakarsih, mengatakan bahwa ada beberapa persyaratan yang bersifat umum yang harus di penuhi oleh para putra putri daerah Tanjabbar yang berminat. Diantaranya yang pertama tinggi badan minimal bagi yang calon siswa putri 160 cm dan yang Putra 165 Cm. Yang kedua nilai rata rata waktu sekolah minimal 7 (Tujuh) untuk tiap mata pelajaran.

Dikatakannya, pemkab tanjabbar akan memberikan pendampingan dalam bentuk fasilitas tryout bagi para calon Taruna STTD untuk bisa masuk ke sekolah ikatan dinas tersebut. “Try out ini akan diadakan 2 kali dan  materi yang akan di uji diantaranya Bahasa inggris, Matematika dan IPA”, ungkapnya.

Selain fasilitas tryout tersebut, di tambahkan encep, ada juga pendampingan berupa pembinaan fisik, psikotes, kesehatan, dan tes akademik yang rencananya akan dimulai bulan januari tahun 2018 mendatang. “ Sekarang ini kita sedang melakukan sosialisasi ke sekolah SMA, MAN, SMK dan masyarakat. Dan khusus tes fisik, kita juga sudah sosialisasi dengan pihak kodim 0419 Tanjab untuk pendampingannya, ” tukasnya. 

Terpisah Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Tanjabbar, Hidayat menyebutkan, untuk STTD pemkab tanjabbar menyuport penuh. Yang mana lulusan STTD yang sudah MOU dengan pemkab tanjabbar sudah dipastikan jadi CPNS. ” Beda jalur umum dengan lewat pemkab kalau jalur umum itu sarjana biasa, namun jika jalur pemkab akan langsung jadi CPNS, ” Ujarnya

Untuk alokasi kebutuhan yang sudah disetujui dalam MoU dengan pemkab dengan STTD sebanyak 28 orang selama 5 tahun. ” Semua nya bisa ditampung di pemkab tanjabbar karena kita sangat membutuhkan lulusan STTD tersebut, ” tandasnya. (Kentra/ATD)


Pengaduan Masyarakat Online

Informasi jati diri dan isi pengaduan tidak akan ditampilkan dihalaman website ini dan kami akan merahasiakan jati diri Anda. Identitas anda akan kami jaga dan lindungi secara hukum.